Klikfakta.id, KEPSUL – Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara, menggelar kegiatan penyuluhan Islam aktif dalam konten digital inklusif transformatif, bertajuk “Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan,” pada Senin (7/7/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 25 penyuluh agama Islam, terdiri dari unsur PNS, non-PNS, dan PPPK di lingkungan Kemenag Kabupaten Sula.
Belangsung di JS Caffe, yang menghadirkan dua narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kepulauan Sula, yakni Kasubag Kepegawaian Mhd Jordi Alkatiri dan Asriani.
Kasubag Kepegawaian Diskominfo Sula Mhd Jordi Alkatiri dalam pemaparan materinya menyampaikan, tentang dasar-dasar pembuatan konten dan tips bermedia sosial dengan baik dan secara sehat.
“Kami tekankan bahwa, pentingnya untuk menghindari penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian. Media sosial harus digunakan sebagai ruang positif dan edukatif,”jelasnya.
Selain itu, Jordi juga mengapresiasi Kemenag Sula atas inisiatif pada kegiatan tersebut, yang dinilai sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas penyuluhan di era digital saat ini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena membuka ruang diskusi yang penting terkait penggunaan media sosial secara bijak dalam menyampaikan pesan keagamaan,”ucapnya.
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Kemenag Sula Bobby Fachrudin kepada Klikfakta.id mengatakan, bahwa pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh dalam membuat konten digital yang edukatif dan inspiratif.
“Pembuatan konten harus menjadi prioritas dalam bentuk edukasi. Konten yang mendidik akan memberi pemahaman kepada audiens terkait peran dan layanan penyuluh agama,”imbuhnya.
Terpisah, Kasi Bimas Islam Safrudin Sapsuha mengatakan bahwa penguatan kompetensi penyuluh melalui konten kreatif bertujuan agar para penyuluh dapat menyampaikan ide dan gagasan ke masyarakat melalui media digital.
“Kami berharap penyuluh dapat berpikir positif terhadap keberagaman dan menjadikannya sebagai kekuatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ” tukasnya.
Safrudin juga menyebutkan bahwa pelatihan semacam ini merupakan yang pertama kalinya digelar di bidangnya. Namun ia berkomitmen untuk kembali melaksanakan kegiatan serupa pada tahun 2026.***
Editor : Redaksi
Penulis : Sudirman Umawaitina













