Klikfakta.id, HALSEL – Personel Markas Unit (Marnit) Polairud Obi pada Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara mengevakuasi sesosok mayat yang ditemukan mengapung di perairan Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (17/6/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh masyarakat Desa Kawasi sekitar pukul 16.30 WIT.
Warga yang melihat adanya mayat hanyut di laut kemudian segera menghubungi personel Marnit Polairud Obi untuk meminta penanganan.
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 16.35 WIT personel Marnit Polairud Obi langsung menuju lokasi penemuan mayat. Setelah petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.55 WIT langsung melakukan proses evakuasi.
Mayat kemudian diangkat ke atas longboat dan dibawa ke daratan untuk selanjutnya dievakuasi ke fasilitas kesehatan di Desa Kawasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban bernama Daniel Waraney Tumilantouw (31) asal Desa Papakelan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara berjenis kelamin laki-laki yang juga berprofesi sebagai karyawan swasta.
Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku Utara Kombes Pol. Azhari Juanda mengapresiasi respons cepat personel dari Polairud Obi yang langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setiap laporan dari masyarakat terkait kondisi darurat di wilayah perairan wajib ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional. Keselamatan masyarakat serta penanganan setiap kejadian di laut menjadi prioritas utama Polairud,” tegas Dirpolairud, Kamis (18/6/2026).
Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses identifikasi dan penyelidikan berjalan maksimal.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab meninggalnya korban. Apabila terdapat informasi untuk proses penyelidikan, kami mengimbau kepada masyarakat segera menyampaikannya ke kepolisian. Kehadiran Polairud harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan Maluku Utara,” ujarnya.
Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur yang berlaku, sementara pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan keluarga korban serta pihak terkait guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.(sah/red)













