Klikfakta.id, SOFIFI — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai bagian integral dari unsur pemerintahan, yang memiliki tanggung jawab besar tidak hanya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun saat menghadiri Launching kontrak payung konstruksi pembangunsn jalan lapen dan 1.200 Rumah Tidak Layak Huni yang berlangsung di Payahe, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (6/5/2026).
Wakapolda Maluku Utara mengatakan Polri adalah bagian integral dari unsur pemerintahan, yang memiliki tanggung jawab besar tidak hanya untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Menurut Jenderal satu bintang di Polda Maluku Utara bahwa Polri juga ikut mengawal serta memastikan suksesnya pembangunan nasional di daerah.
Untuk itu Wakapolda menyatakan launching kontrak payung konstruksi pembangunsn jalan lapen dan 1.200 Rumah Tidak Layak Huni ini merupakan langkah progresif Pemerintah Provinsi dalam mempercepat penyediaan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Wakapolda juga menjelaskan beberapa peran polri dalam konteks tersebut diantaranya adalah, pendampingan hukum dan pengawasan. Ia mengaku telah menyiagakan tim pendampingan hukum untuk bersinergi dalam mengawal pelaksanaan proyek ini.
“Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai koridor hukum, dan mencegah terjadinya penyimpangan, serta menjamin transparansi dan akuntabilitas,” ujar Wakapolda.
Polri kata Wakapolda, memberikan jaminan keamanan investasi dan pembangunan. Melalui kegiatan launching, Ia menegaskan bahwa Polri hadir untuk menjamin keamanan di lapangan.
“Infrastruktur jalan baik akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, yang pada akhirnya turut mendukung stabilitas keamanan serta mobilitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Polri lanjut Wakapolda, sangat mendukung penanganan RTLH menuju hunian yang layak karena merupakan pondasi terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat dan kondusif, yang secara tidak langsung menekan potensi kerawanan sosial.
Dalam momentum ini, Wakapolda mengajak para penyedia jasa konstruksi dan mitra kerja untuk bekerja profesional serta menjunjung tinggi integritas dan jangan ragu berkoordinasi dengan tim pendampingan yang disiapkan apabila menemui kendala dilapangan.
“Kami berharap pembangunan jalan lapen dan perbaikan rumah warga segera direalisasikan dan dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Maluku Utara,” akunya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan menurutnya, mengawal pembangunan ini agar berjalan tepat waktu, mutu, dan sasaran.
“Semoga setiap tahapan pembangunan yang kita mulai hari ini senantiasa mendapat perlindungan dan kelancaran dari Tuhan Yang Maha Kuasa, serta memberikan manfaat besar bagi seluruh masyarakat,” ucapnya mengakhiri.(sah/red)














