banner 468x60 banner 468x60

Putra Waka Sabet Juara 1 Event Gabalil Hai Sua di Sula 

Klikfakta.id, SULA – Peserta Putra Waka dari Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara masuk urutan pertama dalam event Gabalil Hai Sua atau keliling tanah Sula.

Mereka menempuh jarak kurang lebih 150 kilometer dengan berjalan kaki selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Mei 2026.

Selama perjalanan para peserta melewati sejumlah medan yang sulit hingga cuaca ekstrem baik hujan maupun panas mereka tetap berjuang hingga memasuki finish.

Informasi yang dihimpun peserta dari tim Putra Waka ini terdiri sebanyak 10 orang yang dikoordinatori oleh Rustam Sanaba.

Peserta sendiri yakni Alwan Weu, Safrin Sanaba, Andar Weu, Adu Weu, Alfaro Weu, Karbin Leko, Harly Gay, Arjun Wambes, Risno Koroy dan Rahmat Sanaba.

Para peserta ini dinyatakan masuk finish sekitar pukul 09.30 WIT di Benteng De Verwachting Kota Sanana lengkap sebanyak 10 orang.

Isak tangis hingga bahagia dari panitia maupun masyarakat menyambut kedatangan para tim yang dinyatakan lolos selama perjalanan panjang.

Rustam Sanaba selaku koordinator Putra Waka saat dikonfirmasi mengatakan rasa bangga dan gembira atas kemenangan tim yang dipimpin.

“Saya selaku koordinator sangat senang dan bangga karena perjuangan dan semangat yang dimiliki peserta bisa membuahkan hasil positif,” kata Rustam, Rabu (6/5/2026).

Dia juga mengaku, keberhasilan ini tidak luput juga dukungan dari masyarakat khusus di Desa Fatkauyon dan sekitarnya.

Dia mengatakan dukungan dan support penting untuk memberikan semangat kepada peserta yang bisa membawa nama Desa Fatkauyon ke tingkat Kota Sanana bisa dikenal luas.

Sebab perjuangan dan semangat yang ditunjukkan peserta tidak sia-sia selama perjalanan hingga masuk finish.

“Selama perjalanan memang banyak kendala yang dihadapi peserta mulai dari medan jalan maupun cuaca yang bisa menjadi hambatan,” katanya.

Rustam Sanaba juga menyebut, meski dengan tantang itu peserta tetap menunjukkan semangat hingga masuk ke kota Sanana.

Karena sejak awal perjalanan star dari Benteng hingga ke pos satu di Desa Nahi mereka masuk urutan ke 8, kemudian lanjut ke pos dua Desa Fuata masuk urutan ke 11.

Kemudian lanjut ke pos tiga Desa Fatkouyon peserta masuk urutan pertama dan lanjut pos ke empat di Desa Fat Iba peserta masuk urutan ke 2.

Dari pos empat menuju ke Benteng De Verwachting Kota Sanana mereka masuk sebagai urutan pertama dari semua peserta.

“Memang dari beberapa perjalanan medan yang dihadapi cukup sulit namun mereka menunjukkan semangat mulai dari pos empat hingga memasuki finish,” tandasnya.

Diketahui event Gabalil Hai Sua atau keliling tanah Sula dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, M Saleh Marasabessi di Benteng De Verwachting Kota Sanana pada 2 Mei 2026.

Event yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara ini sebagai bentuk untuk memeriahkan hari jadi ke-23 Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

Tradisi Gabalil Hai Sua merupakan ritual turun-temurun masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula yang sarat nilai adat, spiritualitas, serta penghormatan kepada leluhur.

Lebih dari sekadar perjalanan fisik, kegiatan ini menjadi simbol kesiapan mental dan spiritual, terutama bagi masyarakat yang hendak merantau untuk bekerja maupun menempuh pendidikan.

Dalam event ini setidaknya diikuti sebanyak 310 peserta baik dari dalam kota Sanana maupun luar kota Sanana.

Mereka dibagi dalam 30 kelompok dan siap

menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 150 kilometer dengan berjalan kaki selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Mei 2026.

Selama perjalanan, peserta akan melintas kurang dari 41 Desa dari 6 Kecamatan yakni Kecamatan Sanana, Kecamatan Sanana Utara, Kecamatan Sulabesi Barat, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kecamatan Sulabesi Selatan dan Kecamatan Sulabesi Timur.

Selama lima hari perjalanan peserta akan

melintasi 4 pos yakni pos di Desa Nahi, pos Desa Fuata, pos Desa Fatkouyon, dan pos Desa Fat Iba.

Peserta juga selain menyinggahi pos-pos tersebut sudah disiapkan petugas kesehatan untuk memantau kondisi peserta saat tiba di pos.

Tradisi Gabalil Hai Sua atau keliling tanah Kepulauan Sula ini merupakan sebuah tradisi yang menjejak cinta para leluhur kepada tanah di Kepulauan Sula.(sah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page